Teknik Pemetikan, Pengupasan, dan Pengolahan KAKAO
Pemetikan buah kakao harus dilakukan secara benar, karena jikalau salah maka akan besar lengan berkuasa terhadap produktivitas hasil panen berikutnya.
Pemetikan buah kakao dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan sumbangan alat pemangkas menyerupai gunting pangkas, golok, arit (sabit).
Pemotongan tangkai buahnya dilakukan sedekat mungkin dengan buahnya dengan menyisakan tangkai dengan panjang sekitar 1 hingga 1,5 cm. Tangkai buah merupakan investasi karena bunga-bunga kakao akan tumbuh pada tangkai-tangkai ini.
Teknik pemanenan dilakukan dengan diplintir, ditendang atau menarik buah secara paksa menggunakan tangan menyerupai ini tidak dianjurkan karena dapat merusak tangkai buah dan juga organ tanaman lainnya.
Sementara itu, khusus untuk buah-buah kakao yang terletak pada kawasan yang sulit dijangkau, maka pemetikan buah dilakukan dengan memotong pakai gunting pangkas bergalah.
Setelah buah kakao dipetik, langkah selanjutnya yaitu memasukan buah ke dalam karung atau keranjang khusus buah kakao. Setelah itu, buah dikumpulkan pada tempat penampungan khusus hasil panen untuk dipecah dan diambil bijinya.
Pengupasan buah kako dilakukan dengan cara membelah secara melintang/membujur pada buah kakao yang telah masak menggunakan tongkat kayu yang tumpul. Kemudian mengambil biji-biji buahnya.
Pemecahan buah menggunakan sabit atau pisau tajam sebaiknya dihindari, karena dikhawatirkan akan melukai biji-bijinya, sehingga kualitas jual di pasaran menjadi rendah.
Biji-biji kako yang sudah diambil dari kulit buahnya, kemudian ditampung di dalam wadah baskom/ember besar, kemudian tiriskan lalu dikeringkan pada terik matahari.
Itulah tadi info perihal bagaimana cara/teknik dalam pemetikan, pengupasan, dan pengolahan buah kakao setelah dipanen. Semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa baca juga artikel terkait: Cara Menanam KAKAO di Kebun Agar Cepat Berbuah Lebat.