Jenis Tanah yang Paling Cocok Untuk Pertumbuhan Tanaman CABE
budidaya tanaman cabe, memiliki pengetahuan wacana morfologi, anatomi dan juga syarat tumbuh tanaman cabe sangat penting. Termasuk bagaimana seorang petani mengetahui jenis tanah yang paling cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe.
Berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan dikala membudidaya jenis cabe lado f1, cabe rawit jengki, dan jenis lainnya, maka jenis tanah yang paling cocok bagi pertumbuhan tanaman cabe yakni jenis tanah lempung berpasir.
Tanah lempung berpasir mengandung tiga komponen utama yaitu debu, hara, dan pasir. Tanah lempung ini mengandung banyak mineral-mineral yang diperlukan tanaman, menyerupai mineral Calcium (Ca), Kalium (K), dan mineral jenis lainnya. Tanah lempung berpasir banyak dijumpai di lahan-lahan persawahan, perkebunan hortikultur bersahabat susukan irigasi/sungai, dan tanah-tanah di pematang perbukitan dan pegunungan. Itulah mengapa seorang petani cabe lebih sering dan menyukai budidaya cabe di lahan persawahan, alasannya yakni di lahan persawahan tersebut terdapat banyak tanah lempung berpasir yang baik dalam menunjang budidaya cabe.
Di tanah lempung berpasir inilah umumnya tanaman cabe akan menghasilkan organ tanaman lengkap (akar, batang, daun, bunga, dan buah) dalam jumlah yang sempurna, serta kenampakan tanaman menjadi lebih sehat dan kuat. Semoga gosip ini memiliki kegunaan untuk anda, biar bermanfaat. Jangan lupa klik dan baca juga: 5 Teknik Perawatan Cabe, Panen 60 Kali Lipat.
Dalam
Berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan dikala membudidaya jenis cabe lado f1, cabe rawit jengki, dan jenis lainnya, maka jenis tanah yang paling cocok bagi pertumbuhan tanaman cabe yakni jenis tanah lempung berpasir.
![]() |
Media Tanam Bibit Cabe Menggunakan Tanah Lempung Berpasir, Photo Original by: Wahid Priyono ( Indonesia). |
Tanah lempung berpasir mengandung tiga komponen utama yaitu debu, hara, dan pasir. Tanah lempung ini mengandung banyak mineral-mineral yang diperlukan tanaman, menyerupai mineral Calcium (Ca), Kalium (K), dan mineral jenis lainnya. Tanah lempung berpasir banyak dijumpai di lahan-lahan persawahan, perkebunan hortikultur bersahabat susukan irigasi/sungai, dan tanah-tanah di pematang perbukitan dan pegunungan. Itulah mengapa seorang petani cabe lebih sering dan menyukai budidaya cabe di lahan persawahan, alasannya yakni di lahan persawahan tersebut terdapat banyak tanah lempung berpasir yang baik dalam menunjang budidaya cabe.
Di tanah lempung berpasir inilah umumnya tanaman cabe akan menghasilkan organ tanaman lengkap (akar, batang, daun, bunga, dan buah) dalam jumlah yang sempurna, serta kenampakan tanaman menjadi lebih sehat dan kuat. Semoga gosip ini memiliki kegunaan untuk anda, biar bermanfaat. Jangan lupa klik dan baca juga: 5 Teknik Perawatan Cabe, Panen 60 Kali Lipat.