Cara MERAWAT Tanaman CABE Disaat Musim Hujan
Kondisi curah hujan yang terlalu tinggi juga dapat kuat secara signifikan terhadap laju pertumbuhan tanaman, adakalnya jumlah pasokan air hujan banyak juga tidak baik bagi tanaman cabe. Karena itulah, aneka macam ditemukan para petani yang mengeluhkan adanya kerusakan tanam, kematian mendadak pada tanaman cabe yang dibudidayanya, dan itu memang disebabkan kandungan air di dalam lahan bedengan tidak terkontrol dengan baik.
![]() |
Tanaman Cabe Rawit Jengki Berbuah Banyak, Foto Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan) |
Banyak sekali kendala dan tantangan yang harus diperhatikan para petani/pekebun cabe, supaya tetap melaksanakan cara perawatan tanaman cabe disaat isu terkini hujan, beberapa perawatan/pemeliharaan tersebut meliputi:
1. Membuat Saluran Drainase Air
Pada isu terkini hujan mampu saja air dapat melebihi kapasitas normal pada umumnya, sehingga drainase dan kawasan pembuangan air harus diarahkan secara benar. Pengaturan drainase air sangat penting untuk mengontrol dan menspekulasi keluar masuknya air dan menjaga kelembaban tanah semoga cocok bagi tumbuh kembang tanaman. Itulah mengapa petani cabe dibutuhkan membuat bedengan-bedengan yang tingginya setidaknya 30 - 40 cm, dan akan lebih baik menggunakan mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah.
Pada tanaman cabe yang berumur muda (di bawah 20 hari), kelebihan air kadang-kadang menjadikan akar tanaman menjadi basi dan pada balasannya tanaman mati mendadak. Oleh karena itulah, pengaturan kanal air pada lahan bedengan perlu diperhatikan secara seksama.
2. Pengaturan Sirkulasi Matahari
Pengaturan sirkulasi matahari sangat penting terutama menginjak waktu tanam isu terkini hujan. Petani harus menanam cabe secara zig-zag (selang-seling dalam dua baris lajur tanam), dengan tujuan supaya penyinaran cahaya mahatari pada tanaman berjalan efektif serta merata.
Sebaiknya penanaman cabe memang sangat direkomendasikan untuk dilakukan di kawasan terbuka (sawah, perkebunan, ladang, dan wilayah strategis lainnya), sehingga pasokan jumlah energi cahaya matahari yang diterima oleh tanaman cabe akan jauh optimal.
Selama masa tanam isu terkini hujan, selain mengontrol sirkulasi cahaya, juga atur drainase air semoga keduanya dapat berjalan baik.
3. Pengontrolan Hama dan Penyakit Tanaman
Pada isu terkini penghujan, hama dan penyakit tanaman biasanya sering muncul. Hal ini dapat terjadi karena pada isu terkini hujan pembentukan telur pada beberapa spesies serangga, hama berjalan dengan baik. Terutama pada isu terkini hujan, pertumbuhan jamur benalu mampu saja menyerang pada batang dan buah tanaman cabai. Terkadang banyak juga dijumpai hama wereng yang menyerang tanaman cabe dalam jumlah banyak. Solusinya untuk mencegahnya dapat anda gunakan pestisida berbahan bioaktif untuk menyerang hama dan penyakit. Dapat juga anda melaksanakan pemantauan dan mencabut pohon tanaman yang terinfeksi hama dan penyakit tersebut. Baca juga: Jenis Hama Penyakit Pada Tanaman Tomat dan Cabai Hortikultura serta Cara Penanggulangannya.
4. Pembersihan Gulma (Penyiangan)
Pertumbuhan rumput-rumput liar (gulma) pada isu terkini hujan nyaris sangat banyak. Selain itu, spora-spora dari tanaman rumput-rumputan banyak yang berkecambah pada isu terkini hujan. Bisa saja spora yang kering yang pernah tersebar di lingkungan pertanian cabe dapat tumbuh baik pada ketika isu terkini hujan, dan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman cabe.
Solusi yang dapat dilakukan adalah:
- Kontrol (pantau) tanaman setiap hari, bila ditemukan gulma yang gres tumbuh tetap dicabut semoga kondisi lingkungan tanam tetap bersih;
- Lakukan pengecekan pada tiap tanaman, apakah terserang hama atau tidak. Misalnya bila pada organ daun terdapat hama dan atau penyakit yang terdeteksi, maka segera lakukan tindakan dengan cara membuangnya atau menunjukkan penanganan menggunakan pestisida;
- Gulma yang terlanjur tumbuh banyak di sekitar tanaman dapat dilakukan penyiangan sampai benar-benar bersih, dan untuk waktu selanjutnya tetap dipantau supaya gulma tidak tumbuh kembali;
- Bersihkan/lakukan pengoretan dan setelah itu bakar gulma supaya spora dan organ tanamannya rusak.
5. Penggunaan Pestisida Jika Dibutuhkan
Saat isu terkini penghujan, pertumbuhan hama dan penyakit pada tanaman cabe mampu saja berjalan lebih cepat, sehingga dapat dilakukan penangan sesegera mungkin untuk memberantas epidemi penyebaran penyakit dan hama, yakni salah satunya menggunakan biopestisida hayati atau pestisida kimiawi yang banyak dijual di pasaran.
Dengan menggunakan penyemprotan pestisida pada tiap tanaman cabe, kemungkinan besar hama dan penyakit benalu pada cabe dapat diberantas secara eksklusif dan ini berarti dapat menolong tanaman cabe dari serangan penyakit berbahaya.
Itulah tadi penjelasan wacana cara merawat tanaman cabe disaat isu terkini hujan yang sempurna dan terencana. Semoga apa yang telah dijelaskan di atas dapat bermanfaat untuk remaja, bapak/ibu tani dan pekebun di seluruh wilayah Indonesia. Salam budidaya pertanian. Jangan lupa baca juga: Cara Budidaya Cabe Rawit dengan Hasil Panen Selangit.