3 Cara Merawat Bunga Mawar agar Selalu Berbunga
Tahukah kamu kalau bunga mawar ternyata disukai banyak orang. Di berbagai negara bunga yang dikenal sebagai Rose ini sering dikatakan sebagai bunga cinta. Walaupun tidak semuanya benar, tetapi mawar memang memiliki keindahan yang tidak bisa bohong.
Namun, merawat tanaman bunga mawar tidak segampang kelihatannya. Dibutuhkan teknik-teknik pemeliharaan yang tepat agar tanaman bisa tumbuh normal dan rajin berbunga.
1. Pastikan Tanaman Mendapat Sinar Matahari yang Cukup
Tanaman mawar membutuhkan sinar matahari untuk mengolah nutrisi yang diserap akar menjadi makanan. Oleh karena itu, penanaman mawar sebaiknya dilakukan di sudut taman yang bisa mendapatkan cahaya langsung, terutama cahaya matahari pagi. Apabila penanaman dilakukan di media pot, cobalah mengeluarkan pot-pot tersebut saat pagi hari dan memasukkannya kembali menjelang siang hari. Semakin mudah tanaman tersebut mendapat sinar matahari pagi, niscaya bunga mawar pun semakin rajin bermunculan.
2. Berikan Pupuk yang Tepat
Sebagai tanaman budidaya, bunga mawar harus dipelihara dengan baik dan benar. Salah satunya adalah memberikan tanaman-tanaman tersebut dengan pupuk yang tepat secara berkala. Selain berguna agar kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi, pemberian pupuk tertentu juga berfungsi untuk merangsang tumbuhnya kelopak bunga. Berikan pupuk Organik sesuai takaran yang tepat setiap sebulan sekali, dengan cara mencarikannya terlebih dahulu dengan air dan menyiramkannya pada tanah di sekeliling batang utama. Kalau kamu memberikan pupuk kimia, pemberian dosis yang terlalu berlebihan justru akan berakibat pada perubahan sifat pupuk menjadi racun.
3. Memangkas Ranting Secara Berkala
Kebanyakan pemilik tanaman hias merasa sayang untuk memangkas ranting tanaman kepunyaannya. Padahal metode ini bertujuan untuk memunculkan ranting baru yang memiliki kondisi lebih baik dari ranting sebelumnya. Dengan kata lain, memangkas ranting tanaman mawar merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memicu tumbuhnya bakal bunga yang baru. Proses pemangkasan paling baik dilakukan saat pagi dan sore hari, di mana matahari bersinar hangat sehingga memungkinkan tanaman untuk dapat beradaptasi. Pemangkasan dilakukan pada ranting-ranting tanaman yang telah tua, sakit, dan tumbuh tidak teratur.