Ciri-ciri Tanda Birahi Domba dan Kambing
Tanda-tanda Domba dan Kambing Sedang Estrus (Birahi) Dan Bunting
Sebagai breeder atau peternak dpmba dan kambing yang mengembangbiakkan kambing domba untuk dipanen cempe atau anaknya, pengetahuan perihal ketika birahi domba dan kambing sangat penting dipelajari. Cara mengetahui kondisi domba atau kambing yang sedang estrus atau birahi ialah dengan mengamatai tanda-tanda yang nampak secara visual.
Pada umumnya domba memiliki masa subur kurang lebih setiap 15 hari sekali. Ciri-ciri berikut ini hampir sama terjadi pada kambing. Siklus ini ditandai dengan ciri-ciri 3A pada vagina domba, dalam bahasa jawa yaitu abang, anget, benjol (merah, hangat, dan bengkak), atau dalam bahasa Sunda sering disebut 3B, Bareuh (Alat Kelamin Betina Bengkak), Baseuh (Alat Kelamin Betina Basah) dan Bereum (Alat Kelamin Betina Merah). Selain itu, siklus ini juga mampu dilihat dari tingkah laku domba biasanya gelisah atau lebih bergairah dibanding hari-hari biasanya.
Memang tidak selalu ciri-ciri birahi tersebut terjadi pada waktu bersamaan atau muncul secara bersamaan. Masa domba birahi biasanya kurang lebih 24 jam. Jika domba dikawinkan paksa pada bukan masa birahi tentu ini tidak baik sebab rawan gagal atau tidak hamil. Untuk itu, perlu memeriksa setiap hari masa birahi dari induk domba. Domba betina yang birahi terlihat gelisah dan akan membisu bila didekati dan dinaiki oleh domba jantan yang siap mengawininya.
Saat Yang Tepat Untuk Mengawinkan Domba dan Kambing
Idealnya, bila domba terlihat birahi sore harinya, maka paling telat dikawinkan besok paginya. Begitu pula bila terlihat birahi di pagi harinya, paling telat dikawinkan sore harinya. Jika kesempatan ini terlewatkan maka kita harus menunggu hingga masa birahinya muncul lagi.
Setiap ahad pada pagi hari domba dapat dimandikan, dan dijemur menjelang siang hari. Pada ketika menyerupai ini kita dapat mengamati lebih teliti mengenai perkembangan domba, misalnya kesehatan, masa birahi, dan perkembangan berat badang domba. Khususnya untuk masa birahi, pengamatan yang teliti dari petani akan menentukan keberhasilan pengawinan domba.
Ciri-ciri Domba dan Kambing Dalam Kondisi Bunting
Domba yang sudah dikawinkan perlu diperiksa apakah sudah berhasil hamil atau belum. Satu bulan telah domba betina dikawinkan, amatilah ciri-ciri birahinya, apakah muncul lagi atau tidak. Pada bulan kedua biasanya ambing domba sudah mulai membesar.
Rabalah ambing tersebut, bila terasa ada benjolan-benjolan kecil maka domba tersebut sudah mampu dipastikan telah hamil. Perhatikan kebersihan sangkar untuk menghindari cacingan dan keguguran kandungan.
Lama / Umur Bunting atau Masa Kebuntingan Kambing dan Domba Kurang Lebih 150 Hari ( 5 Bulan )
Sebagai breeder atau peternak dpmba dan kambing yang mengembangbiakkan kambing domba untuk dipanen cempe atau anaknya, pengetahuan perihal ketika birahi domba dan kambing sangat penting dipelajari. Cara mengetahui kondisi domba atau kambing yang sedang estrus atau birahi ialah dengan mengamatai tanda-tanda yang nampak secara visual.
Berikut Tanda-tanda birahi Yang Tampak pada Ternak Kambing atau Domba::
- Alat kelamin betina terlihat membengkak.
- Basah.
- Merah dan Hangat.
- Menggerak - gerakkan ekornya.
- Diam ketika dinaikkan pejantan atau Kambing / Domba lain.
- Terlihat gelisah dan
- Nafsu makan menurun.
- Apabila tidak dikawinkan atau tidak terjadi kebuntingan maka Birahi akan muncul dalam jangka waktu 19 hari kemudian.
Pada umumnya domba memiliki masa subur kurang lebih setiap 15 hari sekali. Ciri-ciri berikut ini hampir sama terjadi pada kambing. Siklus ini ditandai dengan ciri-ciri 3A pada vagina domba, dalam bahasa jawa yaitu abang, anget, benjol (merah, hangat, dan bengkak), atau dalam bahasa Sunda sering disebut 3B, Bareuh (Alat Kelamin Betina Bengkak), Baseuh (Alat Kelamin Betina Basah) dan Bereum (Alat Kelamin Betina Merah). Selain itu, siklus ini juga mampu dilihat dari tingkah laku domba biasanya gelisah atau lebih bergairah dibanding hari-hari biasanya.
Memang tidak selalu ciri-ciri birahi tersebut terjadi pada waktu bersamaan atau muncul secara bersamaan. Masa domba birahi biasanya kurang lebih 24 jam. Jika domba dikawinkan paksa pada bukan masa birahi tentu ini tidak baik sebab rawan gagal atau tidak hamil. Untuk itu, perlu memeriksa setiap hari masa birahi dari induk domba. Domba betina yang birahi terlihat gelisah dan akan membisu bila didekati dan dinaiki oleh domba jantan yang siap mengawininya.
Saat Yang Tepat Untuk Mengawinkan Domba dan Kambing
Idealnya, bila domba terlihat birahi sore harinya, maka paling telat dikawinkan besok paginya. Begitu pula bila terlihat birahi di pagi harinya, paling telat dikawinkan sore harinya. Jika kesempatan ini terlewatkan maka kita harus menunggu hingga masa birahinya muncul lagi.
Setiap ahad pada pagi hari domba dapat dimandikan, dan dijemur menjelang siang hari. Pada ketika menyerupai ini kita dapat mengamati lebih teliti mengenai perkembangan domba, misalnya kesehatan, masa birahi, dan perkembangan berat badang domba. Khususnya untuk masa birahi, pengamatan yang teliti dari petani akan menentukan keberhasilan pengawinan domba.
Ciri-ciri Domba dan Kambing Dalam Kondisi Bunting
Domba yang sudah dikawinkan perlu diperiksa apakah sudah berhasil hamil atau belum. Satu bulan telah domba betina dikawinkan, amatilah ciri-ciri birahinya, apakah muncul lagi atau tidak. Pada bulan kedua biasanya ambing domba sudah mulai membesar.
Rabalah ambing tersebut, bila terasa ada benjolan-benjolan kecil maka domba tersebut sudah mampu dipastikan telah hamil. Perhatikan kebersihan sangkar untuk menghindari cacingan dan keguguran kandungan.